tadi barusan saya membahas tentang "tasamuh" (kerukunan antarumat beragama) bersama paman dan bibi saya...
(1) #perspektifkemal di dalam diskusi tersebut, menyimpan pesan yg amt luar biasa membingungkan bagi mrka yg krg faham/rasis thdp toleransi
(2) #perspektifkemal dimana pesan yg disampaikan oleh paman saya adalah: "Nabi SAW berjanji bahwa ia berjanji melindungi siapa saja ......." #perspektifkemal
(3) "...yang tinggal di sini (Madinah .red), termasuklah, mereka yahudi & nasrani. akan tetapi, kaum yahudilah yg..."
(4) #perspektifkemal "...melanggar perjanjian tersebut (hudaibiyah. red), akn tetapi nasrani 'anteng-anteng we' & sampai skg masih harmonis" #perspektifkemal
(5) "Dlm tnda kutip 'disini' (.... .red)". Lanjutnya, "akan tetapi, masyarakat 'kolot' & ustad2nya yg 'lokal" juga ttp mengatakan bahwa...."
(6) #perspektifkemal "...membantu org selain muslim -> kafir!, lha kalau mereka non-muslim selalu membantu kita, berarti kita & mereka sama-sama kafir."
(7) #perspektifkemal" "....berarti kita & mereka sudah jelas sama-sama kafir dong. Kita kafir karena menikmati bantuan mereka & mereka...m."
(8) #perspektifkemal "...mereka nonmuslim dlm kurung agamanya juga kafir karena membantu kita. lha juga, mana rasa kemanusiaannya/tasamuh?"
(9) #perspektifkemal "padahal Islam tidak hanya mengajarkan "hablu-minallah" akan tetapi juga mengajarkan "wa hablu-minannas"nya juga"
(10) #perspektifkemal "kalau "hablu minallah"-nya, saya acungi jempol, akn tetapi yg "hablu minannas"-nya, mereka selalu berfikiran sempit"
(11) #perspektifkemal "berfikiran sempit apa? mereka mengatakan bahwa muslim harus membantu sesama muslim & tak boleh membantu yg lain"
(12) #perspektifkemal "kalau kita sebagai umat muslim selalu berfikiran spt itu, sampai kpn Islam mau maju & disegani oleh internasional?"
(13) #perspektifkemal "selama Islam berfikiran seperti itu, dunia kan selalu menuduh Islam yg tidak2 & mungkin selamanya ttp membenci Islam" #perspektifkemal
(14) Benar apa kata paman saya tadi, akan tetapi masyarakat dilemakan akan perbedaan penafsiran mengenai apa itu tasamuh
(15) #perspektifkemal di Qur'an banyak sekali terdapat "ayat-ayat kondradiktif" salah satunya iaitu membahas masalah terkait dengan tasamuh
(16) #perspektifkemal Salah satu ayatnya membahas ttg bahwa kita harus toleransi, akan tetapi ayat lain menjelaskan sebaliknya
(17) #perspektifkemal Mulanya saya bingung, akan tetapi setelah saya 'berkonsultasi' sama org yg terpercaya dan berusaha meluruskan...
(18) Salam! Mari kita lanjutkan #perspektifkemal yang ke 20 masih mengenai tasamuh ...berusaha meluruskan kesalahan saya mengenai tasamuh akhirnya saya mengetahui bahwa tasamuh itu luas artinya
(20) #perspektifkemal dan tak sekedar hanya dalam arti sempitnya akan tetapi islam mengajarkan bahwa kita sebagai muslim harus membantu siapa saja
(21) #perspektifkemal dan tak melihat dari manapun ia berasal. Indonesia ialah negara multikultural dan negara yang toleran, akan tetapi...
(22) #perspektifkemal sebenarnya, masyarakat Indonesia itu adalah masyarakat yang sangat rasis, baru di-sulut sepele aja udah "berantem"
(23) #perspektifkemal "Toleransi setengah hati", mungkin itulah kesan yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia saat ini
(24) #perspektifkemal Ketika masalah ini menjadi masalah yang serius, disaat pemerintah turun tangan dan tak mampu menyelesaikannya
(25) #perspektifkemal maka, kita sendirilah sebagai masyarakat independen yang tidak mengeluhkan/membeda-bedakan perbedaan tersebut...
(26) #perspektifkemal ...utk menyadarkan masyarakat yg terlanjur diperdaya olh kebenaran2 palsu dgn kebenaran yg dpt dipertanggungjawabkan
(27) #perspektifkemal caranya? mengaitkan suatu kajian agama dgn kaitan ke-limu pengetahuan yg akan tetapi hasilnya disesuaikan dengan syariat Islami
(28) Saya jamin dunia akan kembali memercayai Islam dan akan menarik ucapannya bahwa Islam itu adalah agama kekerasan
(29) #perspektifkemal Asalkan kita menjalankan sunnatullah sikap tasamuh dgn sepenuh hati & tdk bersikap rasisme, krn rasis bkn lg jamannya
(30) #perspektifkemal Sekian #perspektifkemal mengenai episode tasamuh, semoga kita dapat mengambil hikmah dari tweets sebelumnya. Sekian & Salam!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar